Tangan Dingin Pak Mus

Kami beruntung mempunyai seorang sahabat sekaligus rekan kerja bernama Pak Mustofa. Orangnya low profile dalam keseharian tapi cekatan dalam hal pekerjaan. Sedikitpun tidak ada kesan senior walau beliau memang lebih dulu bekerja di Raudlatul Jannah dibanding kami. Meski profesi beliau sehari-hari adalah seorang cleaning service tapi kami amat menghormatinya.

Semua pekerjaan kerumahtanggaan, mulai membersihkan ruangan kelas dan kantor, kamarmandi, halaman, sampai membersihkan peralatan minum dan mengisi air isi ulang untuk karyawan maupun murid adalah merupakan bagian dari tanggungjawabnya. Sering juga beliau diminta tolong untuk sekedar membeli sarapan atau memfotokopi keperluan materi ajar untuk siswa. Rasanya Pak Mus selalu mengerjakannya dengan baik dan belum pernah menolaknya.

Baginya pekerjaan itu bukan hanya sekedar mencari nafkah untuk menghidupi keluarga belaka. Tapi ada tujuan lain yang lebih besar dari itu semua yaitu dalam rangka beribadah kepada Allah. Subhanallah, sungguh mulia falsafah hidup seorang Pak Mus. Mudah-mudahan Allah membalas semua amal kebaikan beliau dengan kebaikan pula.

Pernah suatu hari Pak Mus jatuh sakit. Kami semua warga SMP Raudlatul Jannah sedih sekaligus tersentak mendengarnya. Rasanya seperti merasa ada sesuatu yang tiba-tiba hilang dari kehidupan. Hal yang sama ternyata juga dialami para siswa. Tak berlebihan rasanya, karena ternyata Pak Mus juga sangat dekat dengan mereka. Mulai sering bercanda sampai membantu keperluan mereka. Untungnya hal ini tidak berlangsung lama. Setelah kami tengok keadaan kesehatannya, atas rahmat Allah Pak Mus pun cepat sembuh dan kembali bisa membantu pekerjaan  sehari-hari di SMP Raudlatul Jannah.

Bagi kami, Pak Mus benar-benar sosok yang sungguh mulia. Kehadirannya senantiasa kami nantikan. Sedangkan ketiadaannya sungguh membuat kami rindu. Ditambah lagi beliau adalah salah seorang yang memiliki suara emas dan pandai melantunkan ayat-ayat Allah. Dan beliau selalu mengasah kemampuannya di sela-sela kesibukannya. Sungguh sosok orang yang setiap langkahnya senantiasa bermanfaat.

Sifat beliau yang tidak bisa diam membuatnya berpikir untuk memanfaatkan lahan kosong di samping sekolah kami. Beliau pun kini mempunyai kesibukan baru yakni berkebun. Hingga beliau terkenal mempunyai julukan bertangan dingin dalam urusan bercocoktanam. Apapun yang ditanam beliau bisa dipastikan akan tumbuh subur.

Kini halaman samping SMP Raudlatul Jannah yang dulu gersang kini terlihat kian hijau dan asri oleh karya beliau. Ada jagung, terong, gambas, pisang dsb. Saat panen tiba, Pak Mus selalu membagikan hasil kebunnya kepada siapa saja yang memerlukannya. Tak jarang kebun Pak Mus dimanfaatkan sebagai laboratorium alam yakni salah satu media pembelajaran yang penting untuk siswa belajar sain.

Kami hanya mampu berharap, mudah-mudahan Pak Mus diberi Allah kemudahan, kesehatan dan umur yang bermanfaat di kehidupannya. Terimakasih Ya Allah. Amin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: