Adinda Ku Sayang

Ada yang menarik di kelas tujuh SMP Raudlatul Jannah. Salah satu siswanya yang bernama Adinda Lulu Mufarrihah Putri mengalami sakit, yaitu tumbuhnya tumor di kepalanya. Penyakit ini sudah lama diderita Adinda-begitu nama panggilannya-sudah sejak duduk di bangku SD. Gejala yang dirasakan adalah sering mengalami pusing dan pandangan kabur. Sehingga agak sulit bagi Adinda untuk fokus dalam waktu lama belajar di kelas.

Namun demikian, yang patut diacungi jempol adalah semangatnya untuk tetap belajar.  Maka rasanya tidak berlebihan lah bila ditengah keterbatasannya, SMP Raudlatul Jannah menempuh kebijaksanaan untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan cara homeschooling. Ust/zah satu per satu dengan penuh perhatian berkunjung ke rumah Adinda. Tak jarang mereka dengan sabar memberikan pelayanan yang terbaik untuknya.

Demikian pula halnya dengan Adinda. Meski ditengah keterbatasannya, dia tetap berusaha semampunya untuk terus belajar. Demi sebuah cita-cita yang terbentang. Dan insyaAllah mengganjarnya dengan syurganya. Seperti sebuah hadist: “Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu (agama) maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (Ibnu Majah) Fidya Al Farezi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: