Ada D’Masiv di Bulan Bahasa

Bulan Oktober tahun ini tampak terasa istimewa sekali. Terlebih sekali di SMP Raudlatul Jannah. Banyak sekali kegiatan yang diadakan di sana. Mulai mengikuti lomba happy cooking, sampai kegiatan memperingati bulan bahasa dan. Dan puncak acaranya adalah peringatan bulan bahasa yang diadakan pada tanggal 28 oktober 2011 bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-83.

Dalam perayaan peringatan yang bertajuk “Keragaman itu Sunatullah” itu berbagai kegiatan digelar. Ada lomba membaca puisi. Ada lomba presenter, dsb. Yang menarik adalah kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh siswa SMP. Melainkan diikuti pula oleh siswa kelas 6 SD Raudlatul Jannah. Isyam salah seorang peserta lomba baca puisi yang berasal dari SD Raudlatul Jannah mengaku senang diadakannya kegiatan semacam ini. Dan berharap untuk ke depan lebih banyak lagi kegiatan yang melibatkan SD raudlatul Jannah.

Tak kalah menarik adalah acara ini ditutup dengan penampilan spetakuler. Yakni musikalisasi puisi yang dipersembahkan oleh ust/zah SMP Raudlatul Jannah yang dimotori oleh Ust Zamroni. Menurut pengakuan beliau tampilan ini sengaja dipersembahkan kepada siswa-siswa SD Raudlatul Jannah dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda. Dan tanpa persiapan atau latihan. Jadi spontanitas dan mengalir begitu saja tutur beliau.

Akhirnya semua peserta dan panitia bersama-sama menyanyikan lagu terkenal milik grup band D’masiv yang berjudul “Jangan Menyerah”. Lagu ini memberi pesan bahwa kita selaku wrga negara Indonesia dan orang mukmin dituntut untuk bersatu karena sesama orang mukmin diumpamakan seperti saudara yang di mana saudara itu diharuskan untuk saling tolong menolong, saling memaafkan, dan saling memahami satu sama lain. Walaupun umat Islam berbeda-beda bahasa, warna kulit, budaya, dan berbeda-beda interpretasinya tetapi umat Islam merupakan satu kesatuan yang utuh atas dasar beriman kepada Allah SWT dan sebagai orang muslim. Sebagaimana dijelaskan dalam bahwa kita selaku orang mukmin dituntut untuk bersatu karena sesama orang mukmin diumpamakan seperti saudara yang di mana saudara itu diharuskan untuk saling tolong menolong, saling memaafkan, dan saling memahami satu sama lain. Walaupun umat Islam berbeda-beda bahasa, warna kulit, budaya, dan berbeda-beda interpretasinya tetapi umat Islam merupakan satu kesatuan yang utuh atas dasar beriman kepada Allah SWT dan sebagai orang muslim. Sebagaimana dijelaskan dalam

“Hai manusia, sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal…” NANIK

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: